PELAKSANAAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA KEPADA DOSEN MELALUI SHORT MESSAGE SERVICE

Siminto Siminto

Abstract


Manusia tidak bisa lepas dari bahasa dan komunikasi. Hubungan bahasa dan komunikasi termasuk dalam wilayah pragmatik. Terdapat dua prinsip dalam kajian pragmatik, yaitu prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan. Kesantunan dapat dilihat dari segala segi kehidupan manusia, termasuk kesantunan dalam berkomunikasi atau kesantunan berbahasa.

Kesantunan berbahasa ini, seharusnya menjadi kebiasaan setiap individu setiap berkomunikasi, termasuk saat berkomunikasi dengan sms. Akan tetapi, pengguna ponsel yang aktif mempergunakan sms, dalam hal ini mahasiswa saat berkirim sms kepada dosen, sering tidak memperhitungkan prinsip kesantunan berbahasa. Sms yang dikirimkan mahasiswa kepada dosen, meskipun ada yang tetap melaksanakan prinsip kesantunan berbahasa, ada pula yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa. Artikel ini akan memaparkan pelaksanaan prinsip kesantunan berbahasa mahasiswa kepada dosen melalui SMS.

Kata kunci : kesantunan, berbahasa, sms, mahasiswa, maksim


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20961/pras.v0i0.490

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.20961/pras.v0i0.490.g454

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding Prasasti diterbitkan oleh Program Studi S3 Linguistik PPs UNS

Prosiding Prasasti terindeks:


TOCS Journal UK
crossref
Flag Counter Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.