Analisis Struktur Vegetasi di Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali

MARIDI MARIDI, ALANINDRA SAPUTRA, PUTRI AGUSTINA

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain: (1) mengetahui struktur dan komposisi vegetasi baik pohon maupun vegetasi penutup lantai (lower crop community-LCC) di lokasi kajian AMDAL kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali; serta (2) mengetahui pengaruh indeks nilai penting dan indeks diversitas vegetasi terhadap kondisi lingkungan di sekitar lokasi kajian AMDAL kecamatan Ampel kabupaten Boyolali. Penelitian dilaksanakan di lokasi kajian AMDAL kecamatan Ampel kabupaten Boyolali pada bulan Juni sampai Juli 2013. Penelitian dilaksanakan dalam beberapa tahap antara lain: (1) survei (pene-litian pendahuluan; (2) penentuan area kajian (unit sampling); (3) pengambilan data lapangan; serta (4) analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk vegetasi pohon, diperoleh 46 spesies yang termasuk ke dalam 24 famili. Jenis pohon yang pa-ling banyak ditemukan adalah Capsicum frutescens (cabe rawit) yang berjumlah 3655 individu tiap 1600 m2. Kontribusi spesies pohon yang terbesar ditunjukkan oleh indeks nilai penting (INP) tertinggi adalah Capsicum frutescens. Indeks diversitas/keaneka-ragaman vegetasi pohon di lokasi adalah 0,9864 (rendah). Untuk vegetasi penutup lantai (LCC) ditemukan 80 spesies yang termasuk 27 famili. Cacah individu terbanyak adalah Wedelia montana sebanyak 3234608 individu per 400 m2. Indeks diversitas vegetasi LCC adalah 1,144822 (melimpah)

Keywords

struktur vegetasi; LCC; Boyolali; INP

Full Text:

PDF

References

Agustina, D.K. (2008). Studi Vegetasi di Hutan Lindung RPH

Donomulyo BK PH Sengguruh KPH Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Jurusan Biologi Fakultas Saintek UIN Mau-lana Malik Ibrahim Malang.

BKPM Kabupaten Boyolali. (2012). Peluang Investasi Daerah Kabupa-ten Boyolali. Boyolali: Badan Ko-ordinasi Penanaman Modal.

Fachrul, M.F. (2007). Metode Sampling Bioekologi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Giliba, R.A., Boon, E.K., Kayombo, C.J., Musamba, E.B.,

Kashindye, A.M., Shayo, P.F. (2011). Species Composition, Richness, and Diver-sity in Miombo Woodland of Bere-ku Forest Reserve, Tanzania.

Indriyarto. 2008. Ekologi Hutan. Jakarta: Bumi Aksara.

Maarel, E.V.D. 2005. Vegetation Ecology. Victoria: Blackwell Publish-ing.

Maryantika, N., Lalu, M.J., Andie, S. (2010). Analisa Perubahan Vegetasi Ditinjau dari Tingkat Ketinggian dan Kemiringan Lahan Menggunakan Citra Satelit Landsat dan Spot 4 (Studi Kasus di Kabupaten Pasuru-han). (Online), (reposi tory.its.ac.id/ bitstream/...pdf) Diakses pada 30 Maret 2013.

Norman, W., H., Mason., D., Mouilliot, W.G., Lee, J.B., Wilson. (2005). Func-tional richness, functional evenness and functional divergence: the pri-mary components of functional di-versity. Oikos (111): 112-118.

Parejiya, N.B., Detroja, S.S, Pan-chal, N.S. (2013). Vegetation Analysis at Bandiyabedi Forest in Surendranagar District of Gujarat State of India. In-ternational Journal of Life Sciences Biotechnology and Pharma Rese-arch, 2(2): 241-247.

Smith, P.L. Wilson, B., Nadolny, C., Lang, D. (2000). The Ecological Ro-le of The Native Vegetation of New South Wales. New South Wales: Native Vegetation Advisory Coun-cil.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.