Pendekatan Fenetik Taksonomi dalam Identifikasi Kekerabatan dan Pengelompokkan Ikan Genus Tor di Indonesia

DWI ANGGOROWATI RAHAYU, ENDIK DENI NUGROHO

Abstract

Ikan Tor merupakan ikan air tawar lokal Indonesia dan termasuk ikan terancam punah. Upaya konservasi yang harus dilakukan salah satunya adalah penentuan kekerabatan berdasarkan pendekatan fenetik. Hal ini dikarenakan kedudukan taksonomi dan klasifikasi diantara genus Tor masih rancu. Sumber data yang digunakan adalah karakter meristrik, morfometrik, morfologi secara umum, dan karakter khusus penentu spesies. Karakter khusus penentu spesies diantara ikan genus Tor adalah keberadaan dan ukuran cuping pada bibir bawah. Sampel ikan Tor diambil dari Telaga Banyu Biru Pasuruan (nama lokal ikan Sengkaring dan Tambra), serta spesies acuan (Tor tambraides dari Kalimantan Barat, Tor duoronensis dari Padang, and Tor soro dari Sumatra Utara). Fenogram dibentuk berdasarkan metode UPGMA. Berdasarkan fenogram yang terbentuk diperoleh 3 kelompok kekerabatan dari yang terdekat hingga terjauh dan 2 kelompok apomorfi serta 4 kelompok automorfi. Percabangan pertama terdiri dari dua subklad yaitu Tor duoronensis dan Sengkaring memiliki kesamaan 100%, dan Tambra merupakan sister clad dari Tor duoronensis yang didukung dengan nilai similaritas 92,9%. Subklad kedua terdiri dari Tor Tambra dan Tor soro (Apomorfi B) dengan nilai similaritas 59%, sedangkan Tor tambraides memiliki kekerabatan terjauh dengan indeks kesamaan sebesar 45, 625%. Ikan Sengkaring dan Tambra menunjukkan pola pengelompokan yang dekat dengan Tor duoronensis berdasarkan tujuh karakter morfometrik pembeda utama. Ketujuh karakter pembeda utama tersebut adalah ukuran cuping, SL (panjang standart), MXBL (panjang sungut rahang atas), CPL (panjang batang ekor), PDL (panjang sebelum sirip dorsal), IW (jarak antar mata) dan SNL (panjang moncong). Hasil analisis morfometrik menunjukkan bahwa ikan Sengkaring dan Tambra mutlak bukan merupakan ikan Tor Tambraides maupun Tor soro dikarenakan ukuran tubuh yang berbeda secara signifikan.

Keywords

Tor; Kekerabatan; Fenetik;, Morfologi; Karakter khusus; Meristrik; Konservasi

References

Bleeker, Petter. (1858). Scripta ichthyologica varia v. 3. Ichthyologiae archipelagi indici prodromus. 1. Siluri. 382 p.

Cuvier, G. & A. Valenciennes, (1842). Histoire naturelle des Poissons. Vol. 16. Paris. xx+472 pp., pIs. 456-487.

Haryono & AH Tjakrawidjaja. (2006). Morphological Study for Identification Improvement of Tambra Fish (Tor spp.: Cyprinidae) from Indonesia. Biodiversitas. 7: 59-62.

Haryono., M.F. Rahardja. (2009). Proses Domestikasi dan Reproduksi Ikan Tambra Yang Telah Langka Menuju Budidayanya. Bogor: LIPI.

IUCN 2012. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2. . Downloaded on 15 March 2013.

Kiat, Ng-Chi. 2004. The Kings of The Rivers Mahseer in Malaysia and The Region. Selangor: Inter Sea Fishery.

Kottelat,M., Whitten, A. J., Kartikasari, S. N. & Wirjoatmodjo, S. 1993. Ikan Air Tawar Indonesia Bagian Barat dan Sulawesi. Jakarta: Periplus Edition

Haryono., M.F. Rahardja. 2009. Proses Domestikasi dan Reproduksi Ikan Tambra Yang Telah Langka Menuju Budidayanya. Bogor: LIPI.

Nguyen, Thuy, T.T., Brett, I., Stephen, S., Geoff, G., Yang, Sim., David, T., Sena, S.D. (2006). Mitochondrial DNA Diversity of Broodstock of Two Indigenous masheer species, Tor Tambraides and Tor duoronensis (Cyprinidae) cultured in Sarawak, Malaysia. Aquaculture. 253: 259-269.

Rahayu, D. A., Nugroho, E. D., Azriyaningsih, R. (2012). Community Perceptions around Banyu Biru Lake on Sengkaring Fish Existence and Its Implications in Conservation Strategy. Proceedings of the 3rd International Conference on Global Resource Conservation 2012 Meeting, Malang. Indonesia.

Roberts, T.R.(1993). The freshwater fishes of Java, as observed by Kuhl and van Hasselt in 1820-23. Zool. Verh. Leiden 285, 1-94 p.

Roberts,T.R. (1999). Fishes of the Cyprinid Genus Tor in the Nam Theun Watersheed (Mekong Basin) of Laos, with Description of a New Species. The Raffles Bulletin of Zoology 47(1) 225-236.

Weber,M. & L.F. Beaufort. 1916. The fishes of the Indo-Australian archipelago III, Ostariophysi: II. Cyprinoidea, Apodes, Synbranchi. Leiden: E.J. Brill, Ltd.

www. Fishbase. org. (2011). A Global Information System on Fishes.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.