PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS POEI (PREDIKSI, OBSERVASI, EKSPERIMEN, INTERPRETASI) PADA MATERI SISTEM INDERA KELAS XI SMA NEGERI 3 PONOROGO

Adhin Setyo Winarko, Widha Sunarno, Mohammad Masykuri

Abstract

ABSTRAK-Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui prosedur pengembangan sekaligus menghasilkan produk modul elektronik berbasis POEI pada materi sistem indera di kelas XI SMA N 3 Ponorogo; (2) mengetahui kelayakan modul elektronik berbasis POEI pada materi sistem indera di kelas XI SMA N 3 Ponorogo; (3) mengetahui efektivitas keterterapan modul elektronik berbasis POEI pada materi sistem indera dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas XI SMA N 3 Ponorogo. Rancangan penelitian yang digunakan mengacu kepada rancangan penelitian pengembangan modifikasi dari model pengembangan 4D dari Thiagarajan. Prosedur yang dimaksud meliputi 4 tahap yaitu, (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), (4) penyebaran (disseminate) tahap uji coba dan revisi produk. Uji coba dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu tahap pertama review dengan ahli modul dan media pembelajaran, ahli perangkat pembelajaran, serta ahli isi/ materi; tahap kedua dilakukan dengan uji coba praktisi, tahap ketiga uji coba produk kelompok kecil terhadap 15 siswa, tahap terakhir dengan uji coba lapangan dalam setting eksperimen terhadap 31 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pengembangan modul elektronik berbasis POEI telah dilaksanakan melalui prosedur pengembangan yang meliputi 4 tahap utama. 2) perolehan rata-rata penilaian hampir semua tahapan yaitu pada uji coba ahli total rata-rata keseluruhan adalah 3,70 dalam skala empat, nilai tersebut termasuk kategori “sangat baik”. Pada uji coba oleh praktisi total rata-rata keseluruhan adalah 3,50 dalam tabel skala empat, nilai tersebut termasuk “sangat baik”. Pada uji coba skala kecil total rata-rata keseluruhan adalah kategori 3,57 dalam tabel skala empat, nilai tersebut termasuk kategori “sangat baik”. 3) Efektifitas produk dapat dilihat melalui skor rata-rata posttest kelompok yang menggunakan modul elektronik berbasis adalah 81,40 dan skor rata-rata posttest kelompok yang tanpa menggunakan modul elektronik adalah 73,0. Hasil uji t hitung antar kelas menunjukkan nilai signifikansi 0,02, lebih kecil dari 0,05 (0,02<0,05) yang berarti antar kedua kelas mempunyai perbedaan yang signifikan. Kedua kelompok yaitu kelas yang menggunakan modul elektronik berbasis POEI dan kelas tanpa menggunakan modul elektronik memiliki prestasi belajar yang tidak sama. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan modul elektronik berbasis POEI terbukti efektif terhadap hasil belajar kognitif siswa dan dikategorikan sangat baik sehingga layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Biologi materi Sistem Indera.

Keywords

Modul elektronik; POEI; sistem indera; hasil belajar kognitif

Full Text:

PDF

References

Arikunto, Suharsismi. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bina Aksara: Jakarta.

Bloom, B. S. 1981. Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman Inc.

Budiyono. 2004. Statistika untuk Penelitian. Surakarta: UNS Press.

Depdiknas, 2003. Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran IPA. Direktorat Pendidikan Menengah Umum: Jakarta.

Depdiknas, 2003. Undang-undang Standar Pendidikan Nasional No. 20. Direktorat Pendidikan Menengah Umum: Jakarta.

Hamalik, Oemar. 2004. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Bumi Aksara: Jakarta.

Purwanto dkk. Pengembangan Modul. PUSTEKKOM Depdiknas: Jakarta.

Sugiyono.2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alafabeta, Bandung.

Sugiyono.2012. Metode Penelitian Pendidikan. Alafabeta: Bandung.

Thiagarajan. Instructional Development For Training Teachers of Exceptional Children. Indiana University: Indiana.

Depdiknas. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. (Online), http://www.p4tkipa.net), diakses 26 Mei 2013.

Depdiknas.Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Proses. (Online), (ftp://ftp.unm.ac.id), diakses 5 Oktober 2012.

Depdiknas. 2005. Pengembangan Instrumen dan Penilaian Ranah Kognitif. Jakarta: Depdiknas Dirjendikdasmen.

Depdiknas. 2007. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat PSMA.

Depdiknas. 2008. Pengolahan dan Analisis. Data Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Depdiknas. 2008. Teknis Penyusunan Modul. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMK.

Depdiknas. 2010. Juknis Penyusunan Rancangan Penilaian Hasil BelajarSMA. Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.