PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GUIDED INQUIRY MODEL MENGGUNAKAN LKS TERBIMBING DAN LKS BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN MOTIVAS BERPRESTASI SISWA

Juli Sukimarwati, Widha Sunarno, Sugiyarto Sugiyarto

Abstract

ABSTRAK-Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi dengan Guided Inquiry Model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi, kreativitas, motivasi berprestasi siswa, serta interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 6 Madiun tahun pelajaran 2012­2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling terdiri dari 2 kelas XI A1 and XI A3. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar kognitif, psikomotor, dan mengukur kreativitas, serta angket untuk motivasi berprestasi dan prestasi belajar afektif. Data dianalisis menggunakan anava tiga jalan, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik, 2) kreativitas memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotorik, 3) motivasi berprestasi memberikan pengaruh terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik, 4) terdapat interaksi antara guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi dengan kreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, tetapi tidak pada prestasi belajar afektif dan psikomotorik, 5) tidak terdapat interaksi antara guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi dengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotorik, 6) terdapat interaksi antara kreativitas dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotorik, tetapi tidak pada prestasi belajar kognitif, 7) terdapat interaksi antara guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi, dengan kreativitas dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar afektif, tetapi tidak pada prestasi belajar kognitif dan psikomotorik.

Keywords

inquiry; LKS; kreativitas; motivasi; peredaran darah

Full Text:

PDF

References

Brichman. (2009). Effects of Inquiry Lease - Learning on Students Science Literancy Shield and Confidence. International Journal for The Confidence of Teaching and Learning, 3 (2): 10-12.

Dahar, R W. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Hussain, A. (2011). Physics Teaching Methods: Scientific inquiry VS Traditional Lecture. International Journal of Humanities and Social Science, 1 (19): 5-7.

Kuhlthau, C,Maniotes, L, and Caspari, K. (2007). Guided Inquiry: Learning in the 21st century. London: Westport, Connecticut.

Leech, Howell & Egger. (2004). A Guided Inquiry Approach to Learning the Geology of the U.S. Journal of Geoscience Education, 52 (4): 4-6.

Munandar, U. (2004). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Rustaman, N. (2007). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang.

Umar. (2007). The Effects of a Web-based Guided Inquiry Approach on Students’ Achievement. Journal of Computers, 2 (5): 4-5.

Uno. (2006). Teori Motivasi & Pengukurannya. Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.