Kapasitas Komunitas Lokal dalam Pengembangan Pariwisata Pedesaan

Okta Hadi Nurcahyono

Sari


Artikel ini adalah hasil dari penelitian lapangan mengenai komunitas desa wisata yang terbentuk atas dasar strategi pembangunan kepariwisataan Indonesia. Salah satu startegi pembangunan pariwisata Indonesia adalah pariwisata berbasis komunitas. DI Yogyakarta adalah salah satu provinsi yang berhasil mengembangkan pariwisata berbasis kominitas. Penelitian ini mengambil sampel di salah satu desa wisata yang dikembangkan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Hubberman. Desa wisata adalah satu perwujudan dari pariwisata berbasis komunitas. Proses terbentukannya ada yang bersifat bottom up (inisiatif dan partisipatif masyarakat) dan top down (dibentuk oleh pemerintah). Komunitas Desa Wisata Grogol sebagai sebuah komunitas yang terbentuk dari strategi pengembangan pariwisata berbasis komunitas di pedesaan. Komunitas Desa Wisata Grogol sebagai sebuah komuntas memiliki modal apa yang disebut Chaskin (2001) sebagai kapasitas komunitas. Kapasitas komunitas pada desa wisata ini bermanfaat untuk mengembangkan pariwisata khususnya pariwisata pedesaan di Indonesia. 

 

Kata Kunci: Pariwisata Pedesaan, komunitas, kapasitas komunitas


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.