KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN BAMBU DI DESA PAPRINGAN KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN SEMARANG
Abstract
ABSTRAK
Bambu adalah tumbuhan yang berasal dari famili Poaceae ataupun Gramineae yang merupakan rumput-rumputan berukuran besar. Bambu sendiri memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi sehingga termasuk sumber daya yang sangat melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan bambu di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Penelitian dilaksanakan di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang pada lima titik tersebar pada kawasan desa yang memiliki jumlah bambu yang tergolong tinggi dengan metode random sampling melalui pembuatan plot. Data yang diperoleh dilakukan perhitungan indeks keanekaragaman menggunakan rumus Shannon-Wiener. Hasil penelitian ini ditemukan terdapat lima jenis spesies bambu yaitu Dendrocalamus asper, Schizostachyum silicatum, Bambusa blumeana, Gigantochloa atroviolacea, dan Gigantochloa atter dengan total jumlah keseluruhan yaitu 474 bambu. Hal ini menunjukkan nilai indeks keanekaragaman (H’) sedang atau cukup beragam dengan nilai sebesar 1,56611. Keanekaragaman ini dipengaruhi oleh kesesuaian lahan geografis seperti ketinggian permukaan, pH tanah, suhu, dan kelembaban. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeliharaan vegetasi untuk mempertahankan spesies-spesies yang ada.
Kata kunci : Bambu, Desa Papringan, Shannon-Wiener, Keanekaragaman jenis, Biogeografi
ABSTRACT
Bamboo is a plant that comes from the Poaceae or Gramineae family, which are large grasses. Bamboo itself has quite high diversity so it is a very abundant resource. This research aims to determine the diversity of bamboo plant species in Papringan Village, Kaliwungu District, Semarang Regency. The research was carried out in Papringan Village, Kaliwungu District, Semarang Regency at five points spread across village areas that have relatively high amounts of bamboo using a random sampling method through plotting. The data obtained was calculated by calculating the diversity index using the Shannon-Wiener formula. The results of this research found that there were five types of bamboo species, namely Dendrocalamus asper, Schizostachyum silicatum, Bambusa blumeana, Gigantochloa atroviolacea, and Gigantochloa atter with a total number of 474 bamboos. This shows that the diversity index (H') value is moderate or quite diverse with a value of 1.56611. This diversity is influenced by geographical land suitability such as surface height, soil pH, temperature and humidity. Therefore, public awareness is needed in maintaining vegetation to maintain existing species.
Key words: Bamboo, Papringan Village, Shannon-Wiener, Species diversity, Biogeography
References
Afra, Y., Ganjari, L. E., & Purwaningsih, E. (2023). Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Bambu di Desa Randugede Kabupaten Magetan. Biospektrum Jurnal Biologi, 1(2), 162-171.
Ami, E., Dahlan, Z., & Hanum, L. (2017). Bamboo distribution in Musi Rawas District South Sumatera Province. Science and Technology Indonesia, 2(4), 105-109.
Azizi, C., Subhan, S., & Andini, R. (2022). Keanekaragaman Vegetasi Pada Kawasan Resor Pengelolaan Hutan Alue Geulima Tahura Pocut Meurah Intan, Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(2), 779-784.
Damayanto, I. P. G. P., Rustiami, H., Miftahudin, M., & Chikmawati, T. (2023). Endemic Bamboo (Poaceae, Bambusoideae) of the Lesser Sunda Islands. Jurnal Biodjati, (1), 13-28.
Elsanti, M. (2023). Keanekaragaman Jenis Dan Pola Penyebaran Pohon di Hutan Lindung Gunung Egon Dusun Blidit Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka. MSJ: Majority Science Journal, 1(2), 44-63.
Ervianti, D., Widjaja, E. A., & Sedayu, A. (2019). Bamboo diversity of Sulawesi, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 20(1), 91-109.
Fathiya, N., Qariza, M. H., Nazhifah, S. A., & Diah, H. (2022). Karakteristik Morfologi dan Pemanfaatan Bambu Duri (Bambusa blumea) di Wilayah Pesisir Desa Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Jurnal Jeumpa, 9(2), 767-776.
Fatimah, N., Maris, A. F., & Mardiyaningsih, A. (2019). Keanekaragaman vegetasi tumbuhan di taman pancasila dan sidotopo menggunakan metode point sampling. Proceeding of Biology Education, 3(1), 170-177.
Febriarta, E., Oktama, R., & Purnama, S. (2020). Analisis Daya Dukung Lingkungan Berbasis Jasa Ekosistem Penyediaan Pangan dan Air Bersih di Kabupaten Semarang. Geomedia, 18(1), 12-24.
Febrianti, Y., Krisnawati, Y., & Riastuti, R. D. (2022). Pengetahuan Masyarakat terhadap Pemanfaatan Bambu sebagai Tumbuhan Obat. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 5(1), 221-234.
Jaya, A. P. (2021). The Development of Bamboo Direction in Ngada Regency: Literature Review. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 18(2), 79-89.
Magurran AE. 2004. Measuring Biological Diversity. USA: Blackwell Publishing Com-pany.
Mainaki, R., & Maliki, R. Z. (2020). Pemanfaatan Keanekaragaman Bambu Secara Hidrologis, Ekonomis, Sosial dan Pertahanan. Geodika J. Kaji. Ilmu dan Pendidik. Geogr., 4(1), 44-54.
Niandyti, F., Sufyandi, Y., & Utami, W. (2019). Dampak pembangunan industri terhadap perubahan penggunaan tanah dan kesesuaiannya dengan tata ruang (studi di kabupaten semarang provinsi jawa tengah). Tunas Agraria, 2(2), 184-207.
Nugroho, N., Bahtiar, E. T., & Lelono, A. B. (2022). Kekuatan Bambu Betung (Dendrocalamus asper Backer ex K. Heyne) Menahan Gaya Normal Tekanan dan Tarikan. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 40(1), 37-48.
Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa. (2015). Peta Ekoregion Jawa Tengah. P3EJ. Yogyakarta
Rahayu, R., Ariyanto, D. P., Komariah, K., Hartati, S., Syamsiyah, J., & Dewi, W. S. (2014). Dampak erupsi Gunung Merapi terhadap lahan dan upaya-upaya pemulihannya. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 29(1), 61-72.
Riastuti, R. D., Febrianti, Y., & Panjaitan, T. (2019). Eksplorasi Jenis Bambu di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 2(1), 13-25.
Ridha, M., & Darminto, D. (2016). Analisis Densitas, Porositas, dan Struktur Mikro Batu Apung Lombok dengan Variasi Lokasi dan Kedalaman. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 12(3).
Rifqi, M. G., Amin, M. S. U., Bachtiar, R. R., Suryani, E., & Murdani, R. (2022). Karakteristik Bambu Ater Banyuwangi Laminasi Susunan Lurus Berdasarkan Kuat Tekan dan Kuat Lentur. Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 18-29.
Ritonga, M. A., Syamsuardi, S., Nurainas, N., & Damayanto, I. P. G. P. (2023). Bamboo diversity in Weh Island, Aceh, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(5).
Rudi, R., & Avianto, D. (2019). Implementasi Ekstraksi Ciri Histogram dan K-Nearest Neighbor untuk Klasifikasi Jenis Tanah di Kota Banjar, Jawa Barat. Jurnal Buana Informatika, 10(2), 85-98.
Sinyo, Y., Sirajudin, N., & Hasan, S. (2017). Pemanfaatan tumbuhan bambu: kajian empiris etnoekologi pada masyarakat kota Tidore Kepulauan. SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA, 1(2).
Sumarjan, S. (2021). Keanekaragaman Jenis Vegetasi di Kawasan Resort Kembang Kuning Kabupaten Lombok Timur. Biocaster: Jurnal Kajian Biologi, 1(1), 43-50.
Suryani, E., Febrianti, Y., & Arisandy, D. A. (2023). Keanekaragaman Tumbuhan Selaginella di Kawasan Bukit Gatan Kabupaten Musi Rawas. Nusantara Hasana Journal, 2(9), 31-39.
Togatorop, A. T., Duryat, D., & Riniarti, M. (2020). Sebaran tanaman bambu di blok pemanfaatan taman hutan raya wan abdul rachman provinsi lampung. Ulin Jurnal Hutan Tropis, 2(5), 42-48.
Urifa, U., & Bowo, C. (2020). Pengaruh Biochar Limbah Batang Jagung Terhadap Sifat Fisik Tanah Aluvial dan Produktivitas Bawang Merah (The Effect of Corn Stalks Biochar application on Physical Properties of Alluvial Soil and Productivity of Shallots). AGRISIA-Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 13(1).
Vinsensia, M., Herawatiningsih, R. and Tavita, G.E. (2020). Keanekaragaman Jenis Bambu Di Kawasan Kebun Raya Sambas Kecamatan Subah Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 8(1).
Zaitunah, A., Ahmad, A.G. and Ramadhan, M.F. (2021). The Bamboo Standing Stock Analysis in Karo Highland, North Sumatera-Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 912(1), 012002.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
