Identifikasi Pola Distribusi Bambu sebagai Vegetasi Riparian di Sekitar Tempuran Sungai Langsur-Sungai Samin
Abstract
Vegetasi riparian memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar sungai, yakni dapat mencegah bencana banjir, mengatasi erosi tanah, serta dapat meningkatkan kualitas air dan tanah di sungai. Bambu merupakan salah satu jenis vegetasi riparian yang tumbuh di daerah sempadan sungai, penelitian ini melakukan pengamatan di sekitar tempuran Sungai Langsur-Sungai Samin karena terdapat vegetasi riparian, yakni tumbuhan bambu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola persebaran serta identifikasi jenis bambu di sekitar tempuran Sungai Langsur-Sungai Samin. Metode yang digunakan adalah pendekatan metode deskriptif kualitatif, serta pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini, terdapat 5 jenis bambu yang tumbuh di daerah sempadan sungai dengan jumlah yang berbeda di setiap titik pengamatan, memiliki karakteristik yang berbeda-beda, serta manfaat yang beragam. Dapat disimpulkan berdasarkan karakteristik 5 jenis bambu yang ada di daerah tempuran sungai, bambu tumbuh merumpun di Tempuran Sungai Samin Sungai Langsur dengan kondisi tanah yang terindikasi kekeringan.
References
Abdillah, M. H., Lukmana, M., Iswahyudi, H., Rahmawati, L., Majid, Z. A. N. M., Widiyastuti, D. A., ... & Fazriah, I. (2022). Teknik Budidaya Iler (Coleus atropurpureus. L. Benth) sebagai Herba untuk Penanganan Gejala (Demam dan Batuk) Penyintas Covid-19. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 69-72.
Abdurrosyid, J., Oktavianus, I. F., & Mulyono, G. S. (2022). Kajian Hubungan Debit Air Sungai dengan Debit Sedimen Terapung (Suspended Load) pada Anak-Anak Sungai Bengawan Solo Bagian Hulu. Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri, 106-112.
Adriani, L. R., & Ngabekti, S. (2021). Species richness, distribution, and phenotype relationship of bamboos in Kecubung Ulolanang Nature Reserve (KUNR) on Batang. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1918, No. 5, p. 052010). IOP Publishing.
Afra, Y., Ganjari, L. E., & Purwaningsih, E. (2023). KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN BAMBU DI DESA RANDUGEDE KABUPATEN MAGETAN. Biospektrum Jurnal Biologi, 1(2), 162-171.
Ahmad, Z., Upadhyay, A., Ding, Y., Emamverdian, A., & Shahzad, A. (2021). Bamboo: Origin, habitat, distributions and global prospective. Biotechnological Advances in Bamboo: The “Green Gold” on the Earth, 1-31.
Arinana. (1997). Pengaruh Pengawetan Bambu Betung Dendrocalamus asper (Schultes f.) Backer ex Hayne., dengan Metode Boucherie Terhadap Sifat Fisis dan Keteguhan Mekaniknya. Jurusan Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, 112.
Budiarti, W., Gravitiani, E., & Mujiyo, M. (2017). Upaya Mitigasi Banjir di Sub DAS Samin Melalui Pengembangan Masyarakat Tangguh Bencana. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 241-250.
Buziquia, S. T., Lopes, P. V. F., Almeida, A. K., & de Almeida, I. K. (2019). Impacts of bamboo spreading: a review. Biodiversity and conservation, 28, 3695-3711.
Clark, L. G., Londoño, X., & Ruiz-Sanchez, E. (2015). Bamboo taxonomy and habitat. Bamboo: The plant and its uses, 1-30.
Damayanto, I.P.G.P., Rustiami, H., Miftahudin, & Chikmawati, T. (2020). A synopsis of Bambusoideae (Poaceae) in Lombok, Indonesia. Biodiversitas 21: 4489–4500. doi.org/10.13057/biodiv/d211004
Durai, J & Long, T.T. (2019). Manual for Sustainable Management of Clumping Bamboo Forest the International Bamboo and RattanOrganisation. INBAR, Beijing
Fathiya, N., Qariza, M. H., Nazhifah, S. A., & Diah, H. (2022). Karakteristik Morfologi dan Pemanfaatan Bambu Duri (Bambusa blumea) di Wilayah Pesisir Desa Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Jurnal Jeumpa, 9(2), 767-776.
Ferreira, E., Kalliola, R., & Ruokolainen, K. (2020). Bamboo, climate change and forest use: A critical combination for southwestern Amazonian forests?. Ambio, 49(8), 1353-1363.
Hameed, M., Fatima, S., Ahmad, F., Zafar, S. N., Ahmad, M. S. A., Iqbal, U., & Ahmad, I. (2022). Anatomical modifications in some Bambusa Schreb. species to combat ecological constraints. International Journal of Applied and Experimental Biology, 1(1), 21-31.
Kudubun, R., Kisworo, K., & Rahardjo, D. (2020, September). Pengaruh tata guna lahan, tipe vegetasi riparian, dan sumber pencemar terhadap kualitas air Sungai Winongo di Daerah Istimewa Yogyakarta. In Prosiding Seminar Nasional Biologi, 6(1), 392-400.
Latifah, K., Siswanto, J., & Supriyadi, B. (2020). K-means color segmentation and morphological feature extraction of bamboo fiber as an environmentally friendly material for soil strengthening. JACEE (Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering), 3(1), 44-49.
Mainaki, R., & Maliki, R. Z. (2020). Pemanfaatan Keanekaragaman Bambu Secara Hidrologis, Ekonomis, Sosial dan Pertahanan. Geodika J. Kaji. Ilmu dan Pendidik. Geogr., 4(1), 44-54.
Mutmainah, V. H., Aziz, A., Ningsih, A. S., & Hasanah, R. (2021). Etnofarmasi Tunas Bambu Kuning Sebagai Pengobatan Hepatitis di Wuluhan Jember. Experiment: Journal of Science Education, 1(2), 57-62.
Mubarok, Z. Anwar, S. Murtilaksono, K & Wahjunie, E D. (2014). Skenario Perubahan Penggunaan Lahan Di Das Way Betung Sebuah Simulasi Karakteristik Hidrologi Menggunakan Model SWAT. In Pengelolaan DAS Terpadu Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Masrilurrahman, L. S., & Wangiyana, I. G. A. S. (2022). Identifikasi Jenis dan Pemanfaatan Bambu di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Empiricism Journal, 3(2), 406-414.
Noorhasanah, N., Arifin, Y. F., & Effendy, M. M. (2020). Studi sifat fisik dan kimia tanah habitat bambu di Desa Hulu Banyu Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 2(4), 757-764.
Nurdianti, R. (2021). Pemanfaatan Tumbuhan Bambu Kuning sebagai Pencegah Cacingan pada Anak oleh Masyarakat Kampung Cicurug Kabupaten Cianjur. KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan, 5(1), 54-60.
Nurika, F. B. P., Wiryani, E., & Jumari, J. (2019). Keanekaragaman Vegetasi Riparian Sungai Panjang Bagian Hilir di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Jurnal Akademika Biologi, 8(1), 19-23.
Nursugiharti, T. (2021). Struktur, Fungsi, dan Makna Simbolis Tata Ruang Rumah Tradisional Rejang sebagai Bahan Bacaan Literasi. Batra, 6(2).
Panaungi, A. N. (2019). Identifikasi Senyawa Kimia Dari Tanaman Rebung Bambu Kuning (Bambusa Vulgaris) Menggunakan Metode Kromatografi Lapis Tipis (Klt). Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology, 4(1), 27-31.
Purwita, C. A., & Sugesty, S. (2018). Pembuatan dan karakterisasi dissolving pulp serat panjang dari bambu duri (Bambusa blumeana). Jurnal Selulosa, 8(01), 21-32.
Putra, R. E., Abu, R., & Mukhnizar, M. (2023). Pengujian Mesin Serut Bambu Kapasitas 500 Batang/Jam. Journal of Applied Engineering Scienties, 6(1), 001-014.
Rachmawati, E.T. dan C. Retnaningdyah. 2014. Karakteristik Vegetasi Riparian dan Interaksinya dengan Kualitas Air Mata Air Sumber Awan Serta Salurannya di Kecamatan Singosari Malang. Jurnal Biotropika, 2(3).
Riastuti, R. D., Febrianti, Y., & Panjaitan, T. (2019). Eksplorasi Jenis Bambu di Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 2(1), 13-25.
Selfia, Y. (2021). Analysis of Composition and Structure of Riparian Vegetation In The Batang Arau River Flow Region, Padang City, West Sumatera. Jurnal Serambi Biologi, 6(2), 47-64.
Shi, P., Preisler, H. K., Quinn, B. K., Zhao, J., Huang, W., Röll, A., & Hölscher, D. (2020). Precipitation is the most crucial factor determining the distribution of moso bamboo in Mainland China. Global Ecology and Conservation, 22, e00924.
Sujarwanta, A., & Zen, S. (2020). Identifikasi Jenis Dan Potensi Bambu (Bambusasp.) Sebagai Senyawa Antimalaria. Bioedukasi. Jurnal Pendidikan Biologi, 11(2), 131-151.
Takano, K.T., Hibino, K., Numata, A., Oguro, M., Aiba, M., Shiogama, H., Takayubu, I., Nakashizuka, T. (2017). Detecting latitudinal and altitudinal expansion of invasive bamboo Phyllostachys edulis and Phyllostachys bambusoides (Poaceae) in Japan to project potential habitats under 1.5°C–4.0 °C global warming. Ecol. Evol. 7: 9848–9859.
Umar, M. (2022). Potensi dan Pemanfaatan Bambu Apus (Gigantochloa apus) Ditinjau dari Aspek Ekonomi dan Sosial Budaya di Desa Kondongia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna: Potensi dan Pemanfaatan Bambu Apus (Gigantochloa apus) Ditinjau dari Aspek Ekonomi dan Sosial Budaya di Desa Kondongia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Aksara Kawanua: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1).
Uran, M. A. D., Bupu, A. F., Odje, W., Reo, M. I. N., Siu, M. G. A. D., Watu, M. A. K., & Suri, M. S. (2023). Menelisik Prospek Pengembangan Tanaman Bambu pada Masyarakat Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada. Jurnal Pertanian Unggul, 2(2, Oktober), 70-80.
Wicaksono, D., Rizky, F. A., Khairunnisa, H., Pratiwi, V. M. R., & Hermawan, W. G. (2023). Identifikasi Persebaran Bambu Pada Daerah Aliran Sungai Pepe Desa Sawahan. Nusantara Hasana Journal, 2(8), 349-373.
Yani, A. P. (2014). Keanekaragaman bambu dan manfaatnya di desa tabalagan bengkulu tengah. Jurnal Gradien, 10(2), 987–991.
Zid, M., & Hardi, O. S. (2021). Biogeografi. Bumi Aksara.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
