Analisis Kualitas Fisika-Kimia Air dan Pemanfaatan Mata Air Tuk Lanang, Kabupaten Semarang

Constantine Herlita Yekti Mumpuni

Abstract

Air adalah salah satu sumber daya yang berperan penting bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Kebutuhhan air bersih semakin meningkat seiring peningkatan populasi manusia. Tetapi penurunan kualitas air menyebabkan sulitnya mendapatkan air bersih. Sumber air bersih yang paling sering dimanfaatkan oleh masyarakat berasal dari mata air. Kualitas mata air untuk kebutuhan sehari-hari perlu dijaga agar terhindar dari berbagai dampak negatif yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisika-kimia mata air Tuk Lanang dengan baku mutu air bersih dan mengetahui pemanfaatan Tuk Lanang bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan data primer berupa data kualitas fisika-kimia air yang diukur dengan metode grab sampling, data debit air menggunakan metode tampung, dan data wawancara dengan pengelola Tuk Lanang. Hasil pengukuran kualitas fisika-kimia air di Tuk Lanang menunjukan bahwa mata air Tuk Lanang sudah layak dimanfaatkan untuk kebutuhan hygiene dan sanitasi sehari-hari. Hal tersebut harus terus dipertahankan dengan pengelolaan dan pemantauan yang lebih baik.

References

Alfian, A. R. (2023). Krisis Air di Indonesia: Fenomena, Dampak & Solusi. Agam : Suluah Kato Khatulistiwa.

Almadani, A. R., & Hermawan, W. G. (2023). ANALISIS PENGARUH MUSIM KEMARAU TERHADAP JASA LINGKUNGAN AIR TUK JIRAK DI WILAYAH RESORT WONOLELO, TAMAN NASIONAL GUNUNG MERBABU. Nusantara Hasana Journal, 2(12), 140-151.

Amalia, B. I., & Sugiri, A. (2014). Ketersediaan air bersih dan perubahan iklim: Studi krisis air di Kedungkarang Kabupaten Demak. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 3(2), 295-302.

Ashari, A., & Widodo, E. (2019). Hidrogeomorfologi dan Potensi Mata Air Lereng Barat Daya Gunung Merbabu. Majalah Geografi Indonesia, 33(1), 48-56.

Aurilia, M. F., Santoso, D. H., & Sungkowo, A. (2021). Analisis Karakteristik dan Kualitas Mata Air di Desa Redin, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo. Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian, 3(2), 1-12.

Barus, T. A. (2020). Limnologi. Makassar : Nas Media Pustaka.

Diandika, A. H. D., Suharwanto, S., & Wicaksono, A. P. (2021). Potensi Mata Air Berdasarkan Kuantitas dan Kualitas Mata Air di Dusun Onggomertan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding SATU BUMI, 3(1).

Faisal, M., & Atmaja, D. M. (2019). Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Di Pura Taman Desa Sanggalangit Sebagai Sumber Air Minum Berbasis Metode Storet. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 7(2), 74-84.

Fikri, A. I., Suwarsito, S., & Sarjanti, E. (2022). Kajian Kuantiitas Mata Air Desa Sambirata Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 6, 131-134.

Gibran, A. K., & Kholid, N. I. (2020). Teknik Konservasi Mataair Berdasarkan Karakteristiknya: Studi Kasus Dusun Sumberwatu dan Dusun Dawangsari, Prambanan, di. Yogyakarta. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 342-353.

Lestari, F., Susanto, T., & Kastamto, K. (2021). Pemanenan air hujan sebagai penyediaan air bersih pada era new normal di kelurahan susunan baru. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 427-434.

Nipu, L. P. (2022). Penentuan Kualitas Air Tanah sebagai Air Minum dengan Metode Indeks Pencemaran. Magnetic: Research Journal Of Physics and It’s Application, 2(1), 106-111.

Pramesti, D. S., & Puspikawati, S. I. (2020). Analisis Uji Kekeruhan Air Minum Dalam Kemasan Yang Beredar Di Kabupaten Banyuwangi. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 75-85.

Ridwan, M., & Pamungkas, D. W. (2015). Keanekaragaman vegetasi pohon di sekitar sumber mata air di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pros Sem Nas Biodiv Indon, 1.

Said, M. F. N., & Sudarmadji, S. (2013). Kajian Ketersediaan dan Penggunaan Air dari Mataair untuk Kebutuhan Domestik di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Jurnal Bumi Indonesia, 3(2), 228508.

Suryani, A. S. (2020). Pembangunan Air Bersih dan Sanitasi saat Pandemi Covid-19. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(2), 199-214.

Sutrisno, N., & Hamdani, A. (2019). Optimalisasi pemanfaatan sumber daya air untuk meningkatkan produksi pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 73-88.

Yulistyarini, T. (2011). Keragaman vegetasi dan pengaruhnya terhadap laju infiltrasi di daerah resapan mata air Seruk, Desa Pesanggrahan-Batu. Berk. Panel. Hayati Edisi Khusus, 5, 39-43.

Yusal, M. S., & Hasyim, A. (2022). Kajian Kualitas Air Berdasarkan Keanekaragaman Meiofauna dan Parameter Fisika-Kimia di Pesisir Losari, Makassar. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 45-57.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.