Pengaruh Aktivitas Masyarakat Sempadan Sungai terhadap Kualitas Fisik Air Studi Kasus RW.07, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari

Haydar Ally

Abstract

Wilayah Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta terdiri dari 17 Rukun Warga (RW) salah satunya adalah RW.07, kawasan RW.07 dilewati oleh anak sungai Gajah Putih yang menuju yang akan bermuara ke Sungai Bengawan Solo. Pada lokasi sekitar anak sungai Gajah Putih Digunakan sebagai kawasan pemukiman. Kondisi bangunan permukiman yang berada di wilayah sekitar sungai menghasilkan limbah rumah tangga yang langsung dibuang ke badan air. Kualitas air yang berada di sungai sangat dipengaruhi oleh aktivitas manusia pada lingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh aktivitas masyarakat di sekitar sungai terhadap kualitas fisik air di daerah Rw.07, Kelurahan Banjarsari. Data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi secara langsung dengan teknik wawancara, dan pengukuran kualitas air anak sungai Gajah Putih. Metode analisis data yang digunakan adalah membandingkan hasil analisis dengan baku mutu sungai kelas 2 menurut Peraturan Pemerintah (PP)  nomor 22 tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas fisik air anak sungai Gajah Putih yang berada di RT.02, RW.07 belum menunjukkan angka yang melebihi baku mutu berdasarkan PP nomor 22 tahun 2021. Namun, kondisi anak sungai Gajah Putih yang berada di RT.02, RW.07 yang memprihatinkan akibat aktivitas masyarakat di daerah sempadan sungai terutama dalam pengelolaan sampah domestik perlu dilakukan upaya dari stakeholder terkait.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.