Analisis kelayakan kualitas air kolam di lokasi wisata Embung Sikajar, Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten

Syahita Martha De Wela

Abstract

Indonesia memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Salah satu wisata yang sering dikunjungi adalah wisata periaran. Wisata perairan seperti embung memiliki manfaat yang banyak. Pemanfaatan embung sebagai sumber daya tidak hanya terbatas pada fungsi wisata, tetapi juga dapat dioptimalkan sebagai lokasi budidaya ikan yang memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Agar ikan dapat bertahan hidup dan berkembang biak dengan baik, pemantauan kualitas udara pada kolam embung menjadi krusial. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beberapa parameter kualitas udara di kawasan wisata Embung Sikajar, Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, meliputi suhu, kekeruhan, derajat keasaman (pH), dan oksigen terlarut (DO). Metode yang digunakan pada pengukuran parameter udara dilakukan dalam satu hari secara in situ di tiga titik berbeda pada hari tertentu. Jarak antara titik satu dengan titik lainnya kurang lebih 28 m. Hasil pengukuran menunjukkan variasi suhu udara antara 29.31 hingga 30.22 ℃, kekeruhan berkisar antara 84.1 hingga 223 NTU, pH berada dalam rentang 7.1 hingga 7.3, dan kadar oksigen terlarut (DO) sebesar 8.43 hingga 9.15 mg/L. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa parameter air di Kolam Embung Sikajar memenuhi standar kondisi layak untuk kegiatan budidaya perikanan. Keberhasilan budidaya ikan di lokasi tersebut dapat diperoleh dengan mempertahankan dan mengoptimalkan kualitas udara yang terukur. Pemahaman mendalam terhadap parameter kualitas udara memberikan dasar yang kuat untuk implementasi praktik budidaya yang berkelanjutan di embung, menciptakan manfaat ekonomi positif bagi masyarakat sekitar serta menjaga lingkungan perairan. Dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan lingkungan, penelitian ini memberikan wawasan holistik untuk pengelolaan embung sebagai sumber daya multifungsi yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan ekosistem perairan setempat.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.