Pengaruh Pemberian Pakan Ikan Terhadap Baku Mutu Air di Kolam Pemancingan di Desa Pondok, Kecamatan Karanganom

Junieta Wahyuningtyas

Abstract

Pemancingan merupakan kegiatan yang popular dalam dunia perikanan dan rekreasi di banyak daerah, termasuk Desa Pondok, Kecamatan Karanganom yang mana didominasi oleh jenis ikan tombro (tor putitora). Kualitas air dalam kolam pemancingan di Desa Pondok menjadi faktor kritis yang mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan ikan yang dipelihara. Parameter air yang perlu diperhatikan antara lain pH, suhu air, dan TDS (total dissolved solid). Pemberian pakan ikan baik alami maupun buatan merupakan salah satu faktor penting agar dapat memproduksi ikan yang sehat dan berkualitas. Tujuan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat mengetahui pengaruh pemberian pakan ikan terhadap baku mutu air di kolam pemancingan Desa Pondok, Kecamatan Karanganom dan mengidentifikasi parameter baku mutu air yang dapat dipengaruhi oleh pemberian pakan ikan di kolam pemancingan. Penelitian dilakukan di kolam pemancingan Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten dengan titik yang berbeda, yaitu pada titik hulu, tengah dan hilir. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah data primer dan data sekunder dengan menganalisis parameter kimia dan fisika air. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kemudian hasil dibandingkan dengan Baku Mutu Air Kelas III yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021.  Metode pemberian pakan ikan dibagi menjadi tiga yaitu ad satiation, ad libitum, biomassa. Hasil menunjukkan bahwa parameter DO dan suhu melampaui baku mutu dan parameter pH dan TDS masih berada dibawah baku mutu. Strategi pengelolaan pemberian pakan agar meminimalisir dampak negatif terhadap kualitas air diantaranya dengan metode fish feeder dengan sistem IoT dan biofilter.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.