Kajian Pengelolaan Air Lindi (leachate) di Lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Surakarta Berbasis Kemanfaatan

Erna A Rakhmawati, Sunarto S, Prabang Setyono

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri cempo merupakan lokasi pembuangan sampah yang berasal dari berbagai sumber sampah. Kondisi penumpukan sampah  di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo yang sebagian terdiri dari sampah organik (terutama sisa-sisa makanan dan sayuran) akan menimbulkan permasalahan yang sangat komplek, diantaranya timbulnya/ dihasilkannya air lindi hasil dari sampah yang membusuk dan infiltrasi air hujan yang akan berdampak pada kondisi lingkungan sekitar TPA Putri Cempo Surakarta. Adanya hewan ternak sapi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo juga dapat dimanfaatkan urinnya. 

Tujuan penelitian ini unruk mengetahui kandungan mineral unsure hara yang ada pada air lindi (leachate) dan urin sapi sebagai dasar kajian untuk dimanfaatkan sebagai alternatif  pupuk cair. Pengambilan contoh air lindi  dan urin sapi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Putri Cempo  Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Dilanjutkan dengan analisis kandungan unsur hara di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH terendah pada sampah umur 6 minggu  sebesar 7,29 dan pH tertinggi pada umur 4 minggu sebesar 8,04. Kadar nitrogen terendah pada sampah umur 2 minggu dan 10 minggu sebesar 0,09%, tertinggi pada umur 6 minggu sebesar 0,13%. Kadar pospor terendah pada sampah umur 12 minggu sebesar 70,82 ppm dan tertinggi pada umur 2 minggu sebesar 308,81 ppm. Kadar kalium terendah pada sampah umur 12 minggu sebesar 0,07% dan tertinggi pada umur 2 minggu sebesar 1,71%. Kadar C organik terendah pada sampah umur 12 minggu sebesar 0,01% dan tertinggi pada umur 4 minggu sebesar 1,81%. Kadar bahan organik terendah pada sampah umur 10 minggu sebesar 1,41%  dan tertinggi pada umur 4 minggu sebesar 3,11%. Nilai rasio C/N terendah pada sampah umur 8 minggu sebesar 8,27 dan tertinggi pada umur 2 minggu sebesar 15,88%. Analisis kandungan urin sapi memperoleh nilai pH urin sapi umur 2,5 tahun lebih tinggi dari umur 5 tahun. Kadar nitrogen urin sapi umur 5 tahun lebih tinggi dari umur 2,5 tahun. Kadar pospor urin sapi umur 5 tahun lebih tinggi dari umur 2,5 tahun. Kadar kalium urin sapi umur 5 tahun lebih tinggi dari umur 2,5 tahun. Kadar C organik urin sapi umur 5 tahun lebih tinggi dari umur 2,5 tahun. Nilai  rasio C/N urin sapi umur 2,5 tahun lebih tinggi dari sapi umur 5 tahun.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.