Sintesis Biomaterial Hidroksiapatit Porous dengan Prekursor Cangkang Keong Mas dan Porogen Pati Sukun ( Artocarpus altilis

Robertinus Filustra Siregar, Fajar Rizqy Widyawan, Ihda Zulfa Pratiwi, Endang Sulistyawati

Abstract


Hidroksiapatit [Ca10(PO4)6(OH)2]  pada umumnya digunakan dalam bidang medis untuk keperluan implan tulang dan  harganya cukup mahal. Hidroksiapatit disintesis dengan mereaksikan Ca dan P pada perbandingan mol 1,67.   Cangkang keong yang mengandung CaCO353,10 % berpotensi sebagai  sumber Ca pada sintesis biomaterial hidroksiapatit. Biomaterial hidroksiapatit memiliki kelebihan yakni bersifat biokompatible dan osteokonduktif. Efektivitas hidroksiapatit sebagai implan tulang akan meningkat dengan  membuat hidroksiapatit porous. Pembentukan pori dengan memanfaatkan pati sukun.Penelitian diawali dengan  proses kalsinasi  cangkang keong mas pada suhu 900oC selama 4 jam, untuk mendapatkan senyawa kalsium oksida (CaO). Reaksi kalsium dan posfat dilakukan pada suhu 60oC dan  variasi waktu stirring 3-5 jam. Hidroksiapatit yang dihasilkan disintering pada suhu 900oC dengan variasi waktu 3-5 jam dan dianalisis kualitas dan morfologinya menggunakan FTIR, AAS, Spektroskopi UV-VIS dan SEM. Kondisi optimum  waktu stirring 3 jam dan sintering 4 jam. Hasil analisis menunjukkan perbandingan kalsium dan fosfor  untuk hidroksiapatit dense dan porous masing-masing 1,677 dan 1,673, sehingga hidroksiapatit porous mendekati hidroksiapatit standar. Hidroksiapatit dense memiliki ukuran partikel0,396 µm, sedangkan hidroksiapatit  porous memiliki ukuran partikel 0,9135 µm dan pori 0,655 µm, sehingga hidroksiapatit porous lebih efektif dalam infiltrasi nutrisi untuk memperbaiki kerusakan tulang.

Full Text:

PDF
rticle

References


Al-Sokanee ZN, AAK Toabi, MJ Al-Assadi, EA Al-Assadi. 2009. The drug release study of cefi riaxone from porous hydroxyapatite scaff olds. AAPS pharmacy Science Technology. 10(5): 772-779. [36] Cahyati, Cucu. 2014. Observasi Morfologi dan Komposisi Hidroksiapatit yang Terbuat dari Cangkang Telur Ayam Kampung dan Ayam Ras. Bogor: FMIPA Institut Pertanian Bogor. [37] Dewi, Setia Utami.2009.Pembuatan Komposit Kalsium Fosfat – Kitosan dengan Metode Sonikasi, Tesis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. [38] Fitri, Desy Kusuma. 2014.Sintesis Hidroksiapatit dari Cangkang Keong Sawah (Bellamya javanica) dengan Metode Basaha dan Modifikasi dengan Kitosan.Institut Pertanian Bogor, Bogor. [39] Hong Sun Kim, Jong Tae Kim, Young Jin Jung. 2007. Preparation of a porous chitosan /fibrola-hydroxyapatite composite matrix for tissue engineering. Macromolecular Research 15(1): 65- 73. [40] Pudjiastuti, Lestari. 2015.Sintesis Hidroksiapatit dari Cangkang Keong Sawah (Bellamya javanica) dengan Metode Simultan Presipitasi Pengadukan Berganda.Bogor : FMIPA Institut Pertanian Bogor. [41] Purwasasmita, Bambang S., Gultom, dan Ramous S. Sintesis dan Karakterisasi Serbuk Hidroksiapatit Skala Sub Mikron Menggunakan Metode Presipitasi. Jurnal Bionatura, 2008.10 (2): 155-167. [42] Romawarni, A. 2011. Sintesis dan Uji In Vitro Hidroksiapatit Berporogen Kitosan Dengan Metode Sol Gel. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, BogorSadat-shojai M, Khorasani MT, Dinpanah-Khosdagri E, Jamsidi A. Synthesis methods for nanosized hydroxyapatite with diverse structures. Acta Biomer 2013;9(8):7591-621. [43] Sadjadi MS, Meskinfam M, Jazdarreh H. 2010. Hydroxyapatite-starch nano biocomposites synthesis and characterization. Int Nano Dimens. 1(1):57-63. [44] Sopyan I, Mel M, Ramesh S, Khalid KA. 2007. Porous hidroxyapatite for artificial bone application. Science and Technology of Advanced Materials 8:116-123. [45] Widyawan, Fajar.2017. Sintesis Biomaterial Hidroksiapatit dense dan Porous Menggunakan Metode Sol Gel. Laporan Penelitian. Fakultas Teknik Industri. Departemen Teknik kimia. Universitas Pembangunan Naisonal “Veteran”. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.