Kajian Konsumsi Energi Spesifik Sektor Industri Kimia Di Indonesia Sebagai Acuan Efisiensi Energi

Sunu Herwi Pranolo, Soraya Ulfa Muzayanha, Cornelius Satria Yudha, Luthfi Mufidatul Hasanah, Esa Nur Shohih

Abstract


Peningkatan kebutuhan energi pada sektor industri di Indonesia mengalami peningkatan sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 dan diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2050. Efisiensi dalam penggunaan energi menjadi peran penting dalam menunjang ketahanan energi nasional. Konsumsi energi akan sebanding dengan emisi CO2 yang dihasilkan. Sehingga penggunaan energi yang efisien dapat mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan. Langkah awal indikasi efisiensi energi melalui perhitungan konsumsi energi spesifik. Studi ini dilakukan dengan membandingkan konsumsi energi spesifik berbagai industri di Indonesia dengan standar benchmarking dunia. Berdasarkan hasil pengumpulan data diperoleh konsumsi energi spesifik industri pupuk berkisar pada 31,68-38,34 GJ/ton pupuk, untuk industri gula berkisar 0,92-9,22 GJ/ton gula, industri semen berkisar 3,52-3,92 GJ/ton semen, industri logam 10,22-341,89 GJ/ton logam, industri baja 1,40-2,20 GJ/ton baja, dan industri textile 2,57-8,35 GJ/ton produk. Dari hasil perbandingan dengan berbagai benchmarking, beberapa industri  gula, logam, dan textile masih berada diatas standar. Dapat disimpulkan industri yang konsumsi energi spesifik masih diatas standar memiliki potensi untuk penghematan energi.


Full Text:

PDF
rticle

References


IEA, “Energy Efficiency 2017,” 2017.

D. energi Nasional, “Outlook Energi Indonesia.” 2016.

F. Ira, Anindhita, S. Agus, M. A. W. Laode, and Adiarso, Indonesia Energy Outlook 2017. 2017.

Y. Vivadinar, W. W. Purwanto, and A. H. Saputra, “Tracing the energy footprints of Indonesian manufacturing industry,” Energy Sci. Eng., vol. 4, no. 6, pp. 394–405, 2016.

UNIDO, “Global Industrial Energy Efficiency Benchmarking,” An Energy Policy Tool, no. November, 2010.

“Enhancing Tomorrow,” Lap. Keberlanjutan 2017, 2017.

“PENGELOLAAN LINGKUNGAN UNTUK PEMENUHAN PROPER KATEGORI HIJAU / EMAS PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk . UNIT PALIMANAN - CIREBON Jl . Raya Cirebon – Bandung KM 20 , Gempol,” no. 0231, 2013.

L. P. Berkelanjutan, “The ACE for Sustainability,” 2016.

B. A. Raharjo, W. Unggul, and H. Suyono, “Studi Analisis Konsumsi dan Penghematan Energi di PT. P.G. Krebet Baru I,” Univ. Brawijaya.

A. D. Pratama and Suharyanto, “Audit Energi Listrik di PT. Laju Perdana Indah,” Univ. Gajah Mada, 2015.

T. Odinanto and A. S. Anggoro, “Peningkatan Efisiensi Listrik Melalui Audit dan Konservasi Energi di PG Watoetoelis,” Inst. Teknol. Adhi Tama Surabaya.

“Bersinergi dan Bertumbuh,” Lap. Berkelanjutan 2017, 2017.

A. Sugiyono, “Kebutuhan dan Penyediaan Energi di Industri Smelter Tembaga,” pp. 50–56, 2013.

R. Irawan, “Kebutuhan dan Penyediaan Energi di Industri Smelter Aluminium,” no. July, pp. 42–49, 2013.

S. Growth, “2015 Efficiency for Sustainable Growth,” 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.