Produksi Bahan Bakar Gas dari Gasifikasi Limbah Kayu Sengon

Maryudi Maryudi, Agus Aktawan

Abstract


Energi alternatif merupakan energi yang bisa mensubstitusi bahan bakar non-renewable dimana kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan jumlah kendaraan bermotor. Peningkatan jumlah penduduk juga meningkatkan kebutuhan akan kayu untuk mebel dan perlengkapan rumah sehingga jumlah limbah kayu berupa serbuk dan potongan kayu khususnya kayu sengon juga semakin meningkat. Dengan teknologi gasifikasi limbah kayu sengon bisa dikonversi menjadi energi bahan bakar gas yang ramah lingkungan. Penelitian gasifikasi diawali dengan menjemur bahan untuk menurunkan kadar air sampai dibawah 25% lalu bahan dimasukkan ke dalam reaktor gasifikasi, bahan disulut menggunakan api dan udara diatur  dan dialirkan ke dalam reaktor menggunakan blower. Gas yang dihasilkan dilewatkan blower untuk memisahkan antara tar dan gas. Variasi berat bahan mulai 500, 1.000, 1.500, 2.000, dan 2.500 gram dengan hasil optimal untuk berat bahan 2.500 gram didapat massa gas 2.037 gram, lama nyala api gas saat dibakar 10.620 detik dengan komposisi gas mengandung CH4 2,185%, CO 14,413%, H2 7,359%.


Full Text:

PDF
rticle

References


Purwanto D, Samet, Mahfuz, dan Sakiman, 1994. ”Pemanfaatan Limbah Industri Kayu lapis untuk Papan Partikel Buatan secara Laminasi”, DIP Proyek Penelitian dan Pengembangan Industri, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Departemen Perindustrian, Banjar Baru.

Badan Pusat Statistik, 2015. Data Produksi berbagai Komoditas Kayu di Indonesia.

Saputro, D. D. and Widayat, W., 2007. a, Biomassa sebagai sumber energi alternatif terbarukan di Indonesia. Jurnal Profesional, 5(2), pp.705-716.

Atmosuseno, B.S. 1994. Budidaya, kegunaan, dan prospek sengon. Penebar Swadaya, Jakarta.

Peh, T.B. and Khoo, K.C., 1984. Timber properties of Acacia mangium, Gmelina arborea,[and] Paraserianthes [Albizia] falcataria and their utilization aspects. Malaysian Forester, 47(3-4), pp.285-303.

Syahri dan T. Nurhayati. 1991. Analisis kimia kayu dan kulit kayu jeungjing. Pusat Litbang Hasil Hutan. Laporan Hasil Penelitian.

Agustina, S. E. 2004. Biomass Potential as Renewable Energy Resources in Agriculture. Proceedings of International Seminar on Advanced Agricultural Engineering and Farm Work Operation. Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.