STRATEGI PENGUATAN PERAN PASAR TRADISIONAL SEBAGAI PRODUK BUDAYA DI KOTA SURAKARTA

Istijabatul Aliyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1). Merumuskan model yang tepat untuk menguatkan peran pasar tradisional dalam memberdayakan masyarakat pedagang kecil di Kota Surakarta; 2). Merumuskan strategi implementasi model untuk menguatkan peran pasar tradisional dalam memberdayakan masyarakat pedagang kecil di Kota Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Surakarta dengan pertimbangan masih banyak terdapat pasar tradisional meskipun di sisi lain jumlah pasar-pasar modern seperti mall, supermarket, plaza, minimarket, hypermart dan
sebagainya juga semakin banyak. Populasi penelitian adalah semua elemen pemangku kepentingan (stakeholder) yang berkaitan dengan penguatan pasar tradisional dan pemberdayaan masyarakat pedagang kecil. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview) dan metode simak (document study). Data dianalisis dengan teknik analisis model interaktif dan SWOT. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam merumuskan rancangan model menuju pemantapan model Service Quality Improvement Model (SQIM)
terdapat beberapa catatan yang harus diperhatikan, khususnya berkaitan dengan kualitas layanan oleh pedagang kecil di Pasar Tradisional. Kualitas layanan oleh pedagang kepada pembeli mencakup keramahtamahan, kepiawaian dan kejujuran serta kesabaran untuk memberi pelayanan terbaik dari para pedagang akan menjadi faktor utama bagi pengembangan daya tarik pasar tradisional. Strategi implementasi model SQIM disusun berdasarkan komponen penyusunan model, yaitu Peran serta stakeholder, kualitas layanan,dan pemberdayaan pedagang
kecil.
Kata kunci : Pasar Tradisional, Kota Surakarta, Strategi Implementasi Model

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.