Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Berbasis Industri Kreatif di Kampung Blangkon Serengan, Kota Surakarta
Abstract
Penelitian ini membahas strategi pengembangan daya tarik wisata berbasis industri kreatif di Kampung Blangkon Serengan, Kota Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk industri kreatif yang telah berkembang di Kampung Blangkon Serengan, sehingga dapat disusun strategi pengembangan yang tepat untuk meningkatkan daya tarik wisata berbasis industri kreatif di kawasan tersebut. Pengembangan ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi kampung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan secara sekunder melalui studi literatur dan dokumentasi dari berbagai sumber seperti jurnal, laporan penelitian, dokumen resmi, dan artikel terkait. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis SWOT. Dari hasil identifikasi dan analisis serta skoring faktor internal dan eksternal maka diperoleh strategi pengembangan yang tepat untuk mengembangkan Kampung Blangkon Serengan sebagai suatu daya Tarik wisata berbasis Industri Kreatif adalah strategi SO (strength-opportunity). Rekomendasi strategi yang diberikan adalah agresif dan progresif, artinya Kampung Blangkon Serengan dalam kondisi prima, sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal. Dua strategi yang dihasilkan meliputi: pertama, menampilkan beragam teknik pembuatan blangkon dari berbagai daerah di showroom dan sesi pelatihan; kedua, menyelenggarakan workshop rutin dengan melibatkan para pengrajin serta memanfaatkan showroom sebagai media edukasi dan promosi. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat daya tarik wisata budaya, mendorong keterlibatan aktif wisatawan, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pengrajin Kampung Blangkon Potrojayan melalui peningkatan keterampilan.
Kata Kunci :Kampung Blangkon, Industri Kreatif, Wisata, Strategi Pengembangan
Full Text:
PDFReferences
Dwi, N. E., Putri, I. A., Ariany, R., & Putera, R. E. (2024). Lisensi Creative Commons Attribution 4.0 Internasional (CC BY). Tata Kelola Industri Kreatif Di Indonesia Dalam Perspektif Sound Governance, 12(Maret), 1-1o.
Florida, R. (2002) The Rise of the Creative Class: And How It's Transforming Work, Leisure, Community and Everyday Life. New York: Basic Books.
Florida, R. (2005) Cities and the Creative Class. New York: Routledge.
Howkins, J. (2001). Creative economy: How people make money from ideas. Penguin Global.
Kemenparekraf. (2020). Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Jakarta – Indonesia, 1–68. https://bankdata.kemenparekraf.go.id/upload/document_satker/a6d2d69c8056a29657be2b5ac3107797.pdf
Modiash, A., & Yuliastuti, N. (2025). Pengembangan kampung tematik berkelanjutan pada kampung blangkon potrojayan serengan kota surakarta. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 21(1), 51–67. https://doi.org/10.14710/pwk.v21i1.58801
Mulyana. (2015). Peran Quadruple Helix dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kapabilitas Inovasi. Cbam, 2, 222–232.
Sholihah, K. A., Ratih, I. I. K., Rahmawati, A. F., Ayu, L. M., & Purwanta, H. (2024). Development of the Blangkon Industry in Potrojayan Village 1995-2019. 8(2), 12671–12680. https://doi.org/10.36526/js.v3i2.4099
Sumboro, B., Sutariyani, & Putri, V. K. (2022). Sistem Informasi Penjualan Blangkon Pada Kampoeng Blangkon ( Studi Kasus di Kampoeng Blangkon Potrojayan, Serengan, Surakarta ). Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB, 28(1), 31–42. https://doi.org/10.36309/goi.v28i1.164
Tjeme, B. B. (2024). Kontribusi Ekonomi Kreatif Dalam Mendukung Sektor Pariwisata Di Kabupaten Sikka. Jurnal Transformasi Bisnis Digital, 1(4), 61–92.
Towse, R., & Handke, C. (Eds.). (2013). Handbook on the digital creative economy. Edward Elgar. Review published in Journal of Cultural Economics, 40, 359–363.
Departemen Perdagangan Republik Indonesia. (2009). Studi industri kreatif Indonesia 2009. Departemen Perdagangan Republik Indonesia. http://kin.perpusnas.go.id/DisplayData.aspx?pId=24522&pRegionCode=TELUNI&pClientId=116
Safari, A., & Riyanti, A. (2023). Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Curug Aseupan Parongpong. Tourism Scientific Journal, 8(2), 246-265.
Pemerintah Kota Surakarta. (2024). Profil Kelurahan Serengan Tahun 2024. Surakarta: Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Surakarta. https://solodata.surakarta.go.id/uploads/publikasi/Profil_Kelurahan_Serengan_Tahun_2024.pdf
Rangkuti, F., 2015. Analisis SWOT: Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sugiarto, A., Sartika, R. P., Pance, R., Kasmiati, S., Kasim, M., Sudarmi, S., & Amirullah, A. (2023). Pengantar & Teori: Destinasi Pariwisata. Eureka Media Aksara.
Kawengian, F., Lengkong, F. D., & POMBENGI, J. D. (2018). Perencanaan pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Administrasi Publik, 4(51).
Widodo, A. P. (2020). Pengembangan Kelurahan Serengan Sebagai Kampug Wisata Industri Blangkon (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Apalso, M. A. (2021). Pengembangan pariwisata kreatif berbasis kearifan lokal di Kampung Blangkon Potrojayan, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta dalam perspektif collaborative governance (Skripsi, Universitas Sebelas Maret). Digilib UNS. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/88180
Solopos. (2022, September 9). Dilengkapi showroom, Potrojayan Serengan akan jadi kampung wisata blangkon Solo. Solopos. https://solopos.espos.id/dilengkapi-showroom-potrojayan-serengan-akan-jadi-kampung-wisata-blangkon-solo-1416086
Refbacks
- There are currently no refbacks.

