Tradisi Kawin Gantung di Jawa Barat dalam Perspektif Perlindungan Hak Anak di Bawah Umur

Ilahi Datilah, Zein Bastian

Abstract

This study aims to explain about ‘kawin gantung’ in the Sundanese tribal community, especially in several areas in West Java as part of a tradition that is still being maintained by some local people. The research method used is analytical descriptive research, which is a method carried out through studying and analyzing and giving an overview of the existence of “Kawin Gantung” in several areas in West Java in perspective on the protection of minors using a qualitative approach by providing interpretation of the data obtained by looking at the rule of law, theories and principles of law with the aim of answering the problem, with data collection technique through literatur study. The findings in this study that ‘kawin gantung’ with objects of minors which are still being carried out or maintained by some people in several areas in West Java, including in Cipaeh Serdang Village, Tangerang Regency, Cikawung Village, Tasikmalaya Regency, and Ujung Gebang Village, Cirebon Regency are not in line with the provisions that regulate the minimum age limit for marriage and is not in line with the protection and respect for children's rights, especially the right to have their opinions heard and the right to obtain tion against child marriage.

Full Text:

PDF

References

Jurnal:

Dorondos, S. (2014). Perkawinan Anak di Bawah Umur dan Akibat Hukumnya. Lex Et Societatis, 2(4).

Gunawan, A. (2019). TRADISI UPACARA PERKAWINAN ADAT SUNDA. Jurnal Artefak Vol, 6(2).

Junaidi, J. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Hak Anak di Indonesia. Journal of Law, Society, and Islamic Civilization, 8(1), 1-13.

Musfiroh, M. R. (2016). Pernikahan Dini dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum dan Syariah, 8(2), 64-73.

Rambing, C. (2015). Perkawinan Anak Di Bawah Umur Dalam Perspektif Hukum Nasional. Lex Privatum, 3(3).

Syalis, E. R., & Nurwati, N. N. (2020). Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Psikologis Remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), 29-39.

Tyas, A. K. W. S., & Argiati, S. H. B. (2018). Pengambilan Keputusan Menikah Dini Pada Remaja Putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik. Jurnal Spirits, 8(2), 78-93.

Van Bemmelen, S. T., & Grijns, M. (2018). Relevansi Kajian Hukum Adat: Kasus Perkawinan Anak Dari Masa Ke Masa [The Relevance of Customary Law Studies: Child Marriage from Past to Present]. Mimbar Hukum, 30(3), 516-543.

Buku:

Makarao, M. T. (2013). Hukum perlindungan anak dan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Jakarta: Rineka Cipta.

Soepomo, R. (1967). Hukum Perdata Adat Djawa Barat. Jakarta: Djambatan.

Soimin, S. (2010). Hukum Orang dan Keluarga Perspektif Hukum Perdata Barat/BW, Hukum Islam dan Hukum Adat. Jakarta: Sinar Grafika.

Wahyudi. (2009). Hukum Perlindungan Anak. Bandung: Mandar Maju.

Warjiyati, S. (2020). Ilmu Hukum Adat. Yogyakarta: Deepublish.

Wignjodipoero, S. (1983). Pengantar dan Asas-Asas dalam Hukum Adat. Jakarta: Haji Masagung.

Wiriadinata, W. (2011). Hukum Perkawinan Adat dan Waris Adat Jawa Barat. Bandung: Vilawa.

Wulansari, D. (2010). Hukum Adat Indonesia Suatu Pengantar. Bandung: Refika Aditama.

Yulia. (2016). Buku Ajar Hukum Adat. Aceh: Unimal Press.

Skripsi, Tesis, dan Disertasi:

Agza, M. C. Praktik kawin gantung di Desa Cipaeh Serdang Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang (Bachelor's thesis, Perpustakaan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Munawaroh, M. (2016). TRADISI KAWIN GANTUNG DI UJUNG GEBANG (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Rahmatilah, A. (2021). Praktik kawin gantung pada masyarakat muslim di Desa Cikawung Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Peraturan Perundang-Undangan:

Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan

Undang-Undang Nomor 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak

Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan

Kamus

Marhiyanto, B. (1999). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Bandung: Media Center.

Peter, S. (1991). Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer. Jakarta: Modern English Press.

Internet:

Deden Rahardian, Tradisi ‘Kawin Gantung’ dibalik Kaburnya Hilda, https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4442707/tradisi-kawin-gantung-dibalik-kaburnya-hilda, tanggal 25 Februari 2019, diakses tanggal 30 Nopember 2021

Editor Andri Ridwan Fauzi, Hilda Fauziah diusulkan Jadi Duta Anak, https://tasik.ayoindonesia.com/info-priangan/pr-33847245/Hilda-Fauziah-Diusulkan-Jadi-Duta-Anak tanggal 1 Maret 2019, diakses tanggal 30 Nopember 2021

Editor Gita Pratiwi, Keluarga Hilda Fauziah dan Calon Mempelai Pria Bantah Ada Perjodohan Jelang Peristiwa Kabur, https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-01306852/keluarga-hilda-dan-calon-mempelai-pria-bantah-ada-perjodohan-jelang-peristiwa-kabur, 1 Maret 2019, diakses tanggal 30 Nopember 2021.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.