Keabsahan Jual Beli Hak Atas Tanah Kepada Warga Negara Asing (WNA)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afriansyah, A. (2015). Foreigners land rights regulations: Indonesia’s practice. Mimbar Hukum, 27(1), 98–116.
Azmiana Prajuniar, A. (2023). Keabsahan penggunaan perjanjian nominee pada transaksi jual beli tanah oleh warga negara asing di Kabupaten Jepara [Skripsi, Universitas].
Christie, G., Merlim, V., & Widjojo, A. G. M. (2023). Prosedur perolehan hak pakai di atas tanah hak milik menurut hukum tanah nasional untuk menjamin kepastian hukum bagi orang asing. Notary Journal, 3(2), 90–102.
Mahendra, I. G. M. O., & Yustiawan, D. G. P. (2023). Legal validity of land tenure by foreigners through mixed marriages obtained from inheritance from the UUPA perspective. Policy, Law, Notary and Regulatory Issues (POLRI), 2(2), 187–197.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2019). Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 123 PK/Pdt/2019.
Martinelli, I., William, L., & Milianty, Y. (2024). Analisis konsistensi putusan hakim terhadap perjanjian nominee atas hak milik tanah di wilayah Indonesia antara warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI). Jurnal Hukum.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mochammad Ridwan, Maharani, P. A., & Oedoyo, W. (2024). Keabsahan jual beli hak atas tanah kepada warga negara asing di Desa Karangsuraga dan Desa Bulakanan, Cinangka, Banten. Jurnal Aksi Dosen dan Mahasiswa.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Pulungan, M., Madjid, N. V., & Arliman S, L. (2024). Akibat hukum perjanjian nominee dalam praktik jual beli tanah di Indonesia. Jurnal Sakato Ekasakti Law Review, 3(1), 22–35. https://doi.org/10.31933/knbjbw58.
Putri, K. R., Handayani, T., & Suparto, S. (2023). Perjanjian nominee jual-beli tanah oleh WNA berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri No. 137/PDT.G/PN GIN ditinjau dari peraturan perundang-undangan. Jurnal Global Ilmiah, 7(9), 1–7.
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (1960). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kualitatif. Deepublish.
Santoso, L. (2016). Hukum perikatan, teori hukum dan teknis pembuatan kontrak, kerja sama dan bisnis. Setara Press.
Saparwadi, A Munandar, and W Putro, “Legal Protection against Buyer in Good Faith on Dual Certified Land,” International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding7 (2020) : 498–505, https://doi.org/10.18415/IJMMU.V7I5.1717.
Saptomo, A. (2009). Metode penelitian hukum. Rineka Cipta.
Soekanto, S. (1986). Pengantar penelitian hukum. UI Press.
Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi penelitian. Pustaka Baru Press.
Tesalonika, L., Bakhtiar, H. S., & Winanti, A. (2025). Perbandingan hukum Indonesia dan Malaysia dalam kepemilikan properti oleh warga negara asing. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 323–335. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i3.999.
Wijaya, A. A. (2022). Perlindungan hukum terhadap pelaku perkawinan campuran atas status hak atas tanahnya di Indonesia. Jurnal Rechtens, 11(1), 17–34.
Wiriadinata, R. T. A., & Siska, F. (2023). Akibat hukum penguasaan tanah oleh warga negara asing melalui perjanjian nominee dalam perspektif hukum agraria dan hukum perjanjian. Bandung Conference Series: Law Studies, 3(2), 1122–1127. https://doi.org/10.29313/bcsls.v3i2.9559.
Refbacks
- There are currently no refbacks.











