Analisis Yuridis Perselisihan dan Pertengkaran Sebagai Pemicu dalam Kasus Perceraian di Indonesia
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdulkadir Muhammad, Hukum dan Penelitian Hukum, CitraAditya Bakti, Bandung, 2004, hlm 53.
Afsari, N. H., Andini, I., & Sirnarasa, B. P. I. S. (2019). Proses Mediasi dalam Mencegah terjadinya Perceraian di Pengadilan Agama. Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Tasawuf, 1(1), 53-63.
Aripin, I. T., & Bandanizi, M. R. (2024). Pengaruh Konflik Rumah Tangga Terhadap Kesehatan Mental Anak Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya). Ahwaluna| Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(1), 379-394.
Badan Pusat Statistik. (2022). Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor, 2022. Diakses pada 21 April 2026, dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/YVdoU1IwVmlTM2h4YzFoV1psWkViRXhqTlZwRFVUMDkjMw==/jumlah-perceraian-menurut-provinsi-dan-faktor-penyebab-perceraian--perkara---2022.html?year=2022.
Cahyaningrum, I. (2019). Cara mudah memahami metodologi penelitian. Deepublish.
Darmawan, D. (2024). Pengaruh angka perceraian di Pulau Jawa akibat kasus kekerasan dalam rumah tangga. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1), 407-412. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1235.
Fawaid, B., & Fajar, A.R. (2023). Perceraian Yang Diakibatkan Oleh Pertengkaran (Syiqaq). QISTIE, 16(1), 1-17. http://dx.doi.org/10.31942/jqi.v16i1.8408.
Gussevi, S. (2020). Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga Isteri yang Bekerja. Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 1(1), 56-73. https://doi.org/10.52593/mtq.01.1.04.
Haeratun, H., & Fatahullah, F. (2022). Efektivitas Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama. Batulis Civil Law Review, 3(1), 29-59. https://doi.org/10.47268/ballrev.v3i1.930.
Imansyah, A. P., & Salam, A. (2022). Analisis Yuridis Perselisihan Sebagai Alasan Perceraian: Studi Kasus Putusan Pengadilan Nomor 166/Pdt/G/2017/Pn. Jkt. Pst. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(1).
Irma Garwan, S. H., MH., Abdul Kholiq, S.H., M.H., dan Muhammad Gary Gagarin Akbar, S.H., M.H (2018). Tingkat perceraian dan pengaruh faktor ekonomi di kabupaten karawang. Jurnal Ilmiah Hukum DE'JURE: Kajian Ilmiah Hukum, 3(1), 79-93. https://doi.org/10.35706/dejure.v3i1.1887.
Khurin'In, D., Muta'alimin, M., Maulana, A., & Musyafa'ah, N. L. (2022). Perceraian Akibat Perselisihan Dan Pertengkaran Perspektif Hukum Islam. Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah Dan Hukum, 3(1), 18-37. https://doi.org/10.15642/mal.v3i1.114.
Kompilasi Hukum Islam.
Manna, N. S., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2021). Cerai gugat: Telaah penyebab perceraian pada keluarga di Indonesia. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 6(1), 11-21.
Masionu, A. R. (2024). Akibat Yang Ditimbulkan Dari Adanya Perselisihan Dan Pertengkaran Terus Menerus Dalam Rumah Tangga. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 1(3), https://doi.org/10.62383/humif.v1i3.320.
Muda, L. I. (2025). Dasar Pertimbangan Hakim dalam Putusan Perceraian karena Perselisihan Rumah Tangga (Studi Kasus di Pengadilan Agama Praya). Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 1352-1367. https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i2.202.
Muhammad Syaifuddin, S. H., Sri Turatmiyah, S. H., & Annalisa Yahanan, S. H. (2022). Hukum perceraian. Sinar Grafika.
Munawarsyah, M. (2025). Perceraian Sebagai Solusi dalam Rumah Tangga Toxic: Analisis Hukum dan Dampaknya terhadap Keluarga. Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 17-26.
Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan.
Putri, E. A. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Perceraian Akibat Perselisihan Terus Menerus. Jurnal Hukum Sasana, 7(1), 163-181. https://doi.org/10.31599/sasana.v7i1.618
Ramadhan, M. S., Putri, V. R., & Yuningsih, H. (2024). SIGNIFIKANSI ALAT BUKTI TERTULIS SEBAGAI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS KASUS PERCERAIAN: Kajian Putusan Nomor 153/Pdt. G/2021/PN. Yyk. Jurnal Yudisial, 17(2), 191-208. https://doi.org/10.29123/jy.v17i2.634.
Susylawati, E. (2008). Perselisihan Dan Pertengkaran Sebagai Alasan Perceraian Di Pengadilan Agama. AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 3(1), 81-94. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v3i1.2598.
Susylawati, E. (2008). Perselisihan Dan Pertengkaran Sebagai Alasan Perceraian Di Pengadilan Agama. AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 3(1), 81-94. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v3i1.2598.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Wiwik Sri Widiarty (2024). Buku Ajar Penelitian Metode Hukum. Publika Global Media.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 83-91.
Yakin, A., & Syauqi, A. F. (2024). Resolusi Konflik Rumah Tangga: Upaya Mitigasi Tingginya Kasus Perceraian di Probolinggo. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 5(4), https://doi.org/ 10.33650/trilogi.v5i4.9243.
Yusuf, R., Erlina, B., & Baharudin, B. (2021). Analisis Pertimbangan Hakim pada Gugatan Perceraian Berdasarkan Alasan Perselisihan dalam Rumah Tangga (Studi Putusan Nomor 17/Pdt. G/2021/PN. Tjk). Innovative: Journal Of Social Science Research, 1(2), 87-96.
Refbacks
- There are currently no refbacks.











